Imigrasi Medan Bagikan 2,5 Ton Beras untuk Ojol dan Warga Sekitar di Hari Bakti Kemenimipas 2025

Kantor Imigrasi Medan menggelar bakti sosial, dengan menyalurkan 2,5 ton beras kepada pengemudi ojek online, masyarakat di lingkungan sekitar kantor,

Editor: Tan
Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Reny Elisabeth Munthe saat membagikan beras kepada warga, Selasa (11/11/2025). (Foto: Dok/Imigrasi Medan)
MEDAN - Kantor Imigrasi Medan menggelar bakti sosial, dengan menyalurkan 2,5 ton beras kepada pengemudi ojek online, masyarakat di lingkungan sekitar kantor, serta pegawai honorer, di halaman Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan, Selasa (11/11/2025). 

Kegiatan ini dalam rangka Peringatan Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) ke-1 Tahun 2025, sekaligus mendukung program 13 Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada aspek ketahanan pangan dan dukungan sosial kepada masyarakat. 

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran struktural Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara serta jajaran struktural Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan beserta Dharma Wanita Persatuan Kantor Imigrasi Medan, yang turut menyaksikan proses penyaluran dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. 

Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Reny Elisabeth Munthe yang mewakili Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan bentuk kepedulian nyata Imigrasi kepada lingkungan sosial. 

“Pelayanan keimigrasian harus berjalan berdampingan dengan kepekaan sosial. Melalui pembagian 2,5 ton beras ini, kami mendukung arahan Menteri dalam 13 akselerasi, terutama terkait penguatan ketahanan pangan dan penguatan bantuan sosial kepada masyarakat sekitar. Imigrasi hadir untuk melayani, mendampingi dan tumbuh bersama masyarakat,” paparnya. 

Beliau menegaskan bahwa ketahanan pangan menjadi salah satu isu penting yang perlu didukung melalui aksi nyata, dan institusi pemerintah memiliki peran strategis untuk memperkuat jaring  pengaman sosial, terutama bagi kelompok pekerja harian dan masyarakat rentan. 

Kegiatan bakti sosial ini juga menjadi momentum mempererat hubungan emosional antara Imigrasi dan masyarakat. 

Selain memperkuat citra pelayanan publik yang humanis, kegiatan ini menunjukkan bahwa Imigrasi bukan hanya bertugas dalam pelayanan dokumen dan pengawasan orang asing, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial yang berkelanjutan. 

Salah satu pengemudi ojek online penerima bantuan, Rudi Hartono (36), mengaku bersyukur atas perhatian dari Imigrasi Medan. 

“Bantuan seperti ini sangat terasa manfaatnya. Terima kasih kepada Imigrasi Medan yang sudah peduli dengan kami para pekerja lapangan. Di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu, bantuan ini sangat membantu kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya. 

Hal senada disampaikan oleh warga sekitar, Siti Aminah (52), yang turut menerima bantuan beras tersebut. “Mauliate Imigrasi Medan. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan, Horas.” ujarnya dengan haru. (dicky irawan)

Share:
Komentar

Berita Terkini