![]() |
| Peserta gotong royong raya apel gabungan di lapangan Balai Desa, Kecamatan Medan Helvetia, dipimpin Wali Kota Medan, Rico Waas. (foto/ist) |
Kegiatan ini menjadi yang pertama kali digelar secara serentak lintas kecamatan di Kota Medan. Medan Helvetia dipilih sebagai lokasi utama karena menjadi salah satu wilayah terdampak banjir paling parah, khususnya di Kelurahan Tanjung Gusta dan Kelurahan Cinta Damai.
Sebelum pelaksanaan, seluruh peserta mengikuti apel bersama yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di Lapangan Sepak Bola Balai Desa, Kelurahan Helvetia.
Dalam arahannya, Rico Waas menegaskan bahwa kegiatan ini bukan gotong royong biasa, melainkan bentuk kerja kolaboratif lintas wilayah yang belum pernah dilakukan sebelumnya.
“Ini bukan gotong royong massal, tetapi Gotong Royong Raya. Untuk pertama kalinya di Kota Medan, seluruh kecamatan berkumpul dan bekerja bersama membantu satu kecamatan,” ujar Rico Waas.
Menurutnya, Gotong Royong Raya mencerminkan semangat Medan untuk Semua, tanpa ego sektoral maupun batas kewilayahan. Kehadiran pemerintah, kata Rico Waas, harus benar-benar dirasakan masyarakat, terutama dalam kondisi pascabencana.
“Hari ini Medan Helvetia membutuhkan dukungan kita semua. Mari bekerja bersama agar masyarakat merasakan langsung kehadiran pemerintah,” katanya.
Usai apel, seluruh personel langsung diterjunkan ke titik-titik yang telah ditentukan. Kegiatan difokuskan pada pembersihan drainase yang mengalami sedimentasi, pengangkatan sampah dan rumput liar, serta penataan lingkungan permukiman agar lebih bersih, sehat, dan aman.
Sebelum meninjau lokasi, Rico Waas terlebih dahulu melakukan Sapa Warga di Kelurahan Tanjung Gusta. Selanjutnya, ia berkeliling menggunakan sepeda motor untuk memantau langsung pelaksanaan Gotong Royong Raya di berbagai titik di Medan Helvetia, guna memastikan kegiatan berjalan optimal sesuai pembagian tugas masing-masing kecamatan.
Rico Waas juga mengingatkan agar para petugas tidak hanya bekerja secara teknis, tetapi turut mengajak dan melibatkan masyarakat dalam kegiatan gotong royong sehingga tercipta sinergi antara pemerintah dan warga.
“Kegiatan ini menjadi penyemangat bagi jajaran Kecamatan Medan Helvetia, mulai dari camat, lurah, kepala lingkungan, hingga petugas lapangan, sekaligus menegaskan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari nilai kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya.[tan]
