Tragedi Laut di Medang Deras, Dua Nelayan Batu Bara Tewas Usai Perahu Karam

Sebuah perahu nelayan dilaporkan karam akibat diterjang angin kencang dan ombak besar di perairan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara

Editor: Tan
Tim gabungan mengevakuasi kedua jenazah nelayan ke rumah duka. (foto/ist)
BATU BARA — Sebuah perahu nelayan dilaporkan karam akibat diterjang angin kencang dan ombak besar di perairan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Dalam peristiwa tersebut, dua dari tiga nelayan yang berada di atas perahu ditemukan meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, perahu jaring udang itu pecah dan terbalik saat dalam perjalanan pulang ke darat. Tiga nelayan yang berada di atas kapal sempat melompat ke laut untuk menyelamatkan diri. Namun hanya Hanafi (40), warga Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang bertindak sebagai tekong, berhasil mencapai pantai.

Sementara dua nelayan lainnya, Muslimat (60) dan Inyak (60), warga Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, dilaporkan tenggelam dan sempat dinyatakan hilang terseret ombak.

Setibanya di darat, Hanafi langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik perahu dan nelayan setempat di Tangkahan Sungai Padang, Desa Lalang. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti dengan operasi pencarian oleh tim gabungan nelayan, Pos Pol Airud Pagurawan, serta Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Batu Bara.

Pencarian yang dilakukan hingga Minggu malam belum membuahkan hasil dan dilanjutkan kembali pada Senin (12/1/2026) pagi. Kedua korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di sekitar Pantai Citra, Medang Deras.

Kapolsek Medang Deras, AKP A.H. Sagala, membenarkan penemuan kedua nelayan tersebut. “Kedua korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan telah dibawa ke rumah duka,” ujarnya.(mm/srm)

Share:
Komentar

Berita Terkini